Melihat anak tumbuh sehat, keluarga mendapat kebahagiaan, atau sahabat memperoleh rezeki tentu mengundang rasa kagum. Dalam Islam, kekaguman itu dapat kita sertai doa keberkahan. Kebiasaan sederhana ini menjadi pintu untuk memahami pembahasan penyakit ain dengan hati yang tetap tenang.
Di BRC, kami mengajak Anda mengenal ain melalui dalil dan tuntunan amalan. Tujuannya membantu keluarga memahami ikhtiar perlindungan, memperbanyak doa, dan menempuh ruqyah syar’iyyah bila membutuhkan pendampingan.
Memahami ain dengan keyakinan kepada Allah
Kata ‘ain berarti mata. Dalam pembahasan keislaman, ain berkaitan dengan pengaruh pandangan yang disebut dalam hadis. Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa ain itu nyata dalam Sahih Muslim 2188.
Keyakinan terhadap ain tetap berada dalam iman kepada takdir Allah. Pembahasannya tidak menjadi alasan untuk takut terhadap setiap pujian atau mencurigai orang yang mengagumi keluarga kita.
Dalam Sahih al-Bukhari 5739, terdapat anjuran ruqyah pada seseorang yang disebut mengalami pengaruh ain. Tuntunan ini menjadi dasar untuk mengenal ruqyah sebagai ikhtiar memohon pertolongan kepada Allah.
Menyikapi tanda yang sering dikaitkan dengan ain
Anak rewel, tidur kurang nyaman, atau tubuh terasa lelah kadang membuat keluarga bertanya mengenai ain. Keluhan semacam itu memiliki banyak kemungkinan penyebab dan tidak dapat digunakan sendirian untuk memastikan ain.
Kami menyarankan Anda menceritakan keadaan yang dialami tanpa terburu-buru memberi kesimpulan. Begitu pula dengan perubahan keadaan usaha atau persoalan keluarga; jangan langsung menghubungkannya dengan pandangan seseorang.
Ruqyah dan doa dapat dijalankan tanpa menuduh kerabat, tetangga, atau orang lain. Jika berkonsultasi, sampaikan kebutuhan dan keluhan Anda dengan tenang agar pendampingan lebih terarah.
Lima ikhtiar perlindungan dalam keseharian
1. Sertakan doa keberkahan ketika memuji
Saat melihat nikmat pada diri sendiri atau orang lain, biasakan mendoakan kebaikan. Anda dapat mengucapkan Allahumma barik, memohon agar Allah memberi keberkahan. Sampaikan kekaguman dengan tulus dan tetap jaga perasaan orang yang dipuji.
2. Jaga zikir pagi dan petang
Luangkan waktu untuk berzikir serta membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sesuai tuntunan yang dipelajari. Bangun kebiasaan yang mampu dijalankan secara teratur, tanpa membebani diri dengan tuntutan harus merasakan perubahan tertentu.
3. Doakan perlindungan untuk anak dan keluarga
Rasulullah ﷺ membacakan doa perlindungan bagi Al-Hasan dan Al-Husain, sebagaimana diriwayatkan dalam Sahih al-Bukhari 3371. Orang tua dapat mempelajari doanya dan membiasakan suasana berdoa dalam keluarga, sambil tetap memperhatikan kebutuhan serta kesehatan anak.
4. Berbagi kebahagiaan dengan menjaga privasi
Pilih informasi keluarga yang memang nyaman dibagikan. Menjaga batas unggahan merupakan bagian dari perhatian terhadap privasi, bukan berarti setiap foto atau komentar pasti menyebabkan ain. Tetap jaga hubungan baik dan hindari prasangka.
5. Pelajari ruqyah syar’iyyah
Ruqyah dilakukan melalui bacaan Al-Qur’an dan doa yang tidak mengandung kesyirikan. Anda dapat memulainya dengan mempelajari ruqyah mandiri atau meminta pendampingan untuk memahami bacaan serta adabnya.
Datang untuk belajar dan mendapat pendampingan
Dalam pengobatan thibbun nabawi, ikhtiar ruhani disertai tauhid, adab, dan penghormatan terhadap orang yang didampingi. Di BRC, Anda dapat menanyakan alur ruqyah, jadwal terapis ikhwan atau akhwat, pengaturan pendamping, dan biaya sebelum datang.
Anda tidak harus memastikan diri terkena ain untuk bertanya mengenai ruqyah. Sampaikan hal yang ingin dipahami, lalu gunakan konsultasi untuk mempelajari ikhtiar yang sesuai. Bacaan dasar tersedia pada pengertian ruqyah syar’iyyah.
Keluhan yang menetap tetap perlu dinilai penyebabnya dan mendapat penanganan sesuai keadaan. Bila muncul keluhan mendadak yang berat, pertolongan segera didahulukan tanpa menunggu jadwal ruqyah. Amalan perlindungan tidak menjadi alasan menunda perawatan yang diperlukan.
Konsultasi ruqyah untuk kebutuhan keluarga di BRC Bandung
BRC Cibaduyut berada di Jl. Cibaduyut No. 9, Kebon Lega, Bojongloa Kidul, Kota Bandung, dekat Terminal Leuwipanjang. Jam layanan cabang setiap hari hingga pukul 20.00 WIB. Lihat informasi BRC Cibaduyut untuk lokasi.
BRC Margahayu melayani di Jl. Terusan Kopo No. 364, Margahayu Selatan, Kabupaten Bandung, dengan jam layanan cabang setiap hari pukul 09.00–17.00 WIB. Detail tujuan tersedia pada halaman BRC Margahayu. Jadwal ruqyah perlu dipastikan bersama admin.
Jika ingin memahami penyakit ain dan mempelajari ikhtiar ruqyah syar’iyyah, hubungi BRC Cibaduyut di 0812-2580-7101 atau BRC Margahayu di 0821-1679-1819 untuk konsultasi dan booking. Mari memperkuat doa serta amalan keluarga dengan pemahaman yang baik dan hati yang bertawakal kepada Allah.





