bekam

Bekam Kepala: Manfaat, Titik, dan Persiapannya

Bekam kepala dengan alat tanpa cukur oleh terapis pria BRC pada pasien laki-laki

“Ustadz, kalau bekam kepala, rambut saya harus dicukur habis?” Pertanyaan itu hampir selalu muncul di meja pendaftaran, biasanya diucapkan setengah berbisik sambil tangan refleks memegang rambut. Wajar. Kepala terasa lebih pribadi daripada punggung, dan banyak orang ragu sebelum menyerahkannya kepada terapis.

Bekam kepala adalah hijamah yang dilakukan di area kepala, umumnya di bagian tengah atau puncak kepala. Rasulullah ﷺ sendiri pernah berbekam di kepalanya, sehingga titik ini punya tempat istimewa dalam Thibbun Nabawi. Pasien yang datang ke BRC dengan kepala terasa berat, tengkuk kaku, atau sekadar ingin menghidupkan sunnah biasanya menanyakan tiga hal: apa manfaatnya, di titik mana, dan apa yang perlu disiapkan. Tulisan ini menjawab ketiganya, termasuk soal rambut tadi.

Rasulullah ﷺ Berbekam di Kepala

Imam al-Bukhari menyusun satu bab khusus dalam Kitab ath-Thibb tentang bekam di kepala. Di dalamnya ada riwayat Abdullah bin Buhainah radhiyallahu ‘anhu:

“Nabi ﷺ berbekam di Lahyu Jamal, di jalan menuju Makkah, saat beliau sedang berihram, di bagian tengah kepalanya.” (HR. al-Bukhari no. 5698)

Dalam bab yang sama, Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ berbekam di kepalanya. Bayangkan suasananya: perjalanan panjang menuju Makkah, dalam keadaan ihram, dan beliau tetap meluangkan waktu untuk berbekam. Bagi beliau, bekam bukan perkara sampingan.

Ada pula riwayat dari Salma, pembantu Rasulullah ﷺ, yang menggambarkan kebiasaan beliau ketika ada sahabat yang mengeluh:

مَا كَانَ أَحَدٌ يَشْتَكِي إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَجَعًا فِي رَأْسِهِ إِلَّا قَالَ: احْتَجِمْ. وَلَا وَجَعًا فِي رِجْلَيْهِ إِلَّا قَالَ: اخْضِبْهُمَا

“Tidaklah seseorang mengeluhkan sakit di kepalanya kepada Rasulullah ﷺ melainkan beliau bersabda, ‘Berbekamlah.’ Dan tidaklah seseorang mengeluhkan sakit di kedua kakinya melainkan beliau bersabda, ‘Warnailah keduanya dengan inai.'” (HR. Abu Dawud no. 3858, dinilai hasan oleh Syaikh al-Albani. Teks lengkapnya dapat dibaca di sunnah.com)

Dua hal kita pegang dari riwayat-riwayat ini. Bekam di kepala punya dasar yang jelas dalam sunnah. Kesembuhan tetap milik Allah, dan bekam adalah ikhtiar yang kita jalani dengan niat mengikuti Nabi ﷺ.

Manfaat Bekam Kepala yang Banyak Dirasakan Pasien

Kami tidak akan menjanjikan hasil tertentu, karena tubuh setiap orang berbeda. Yang bisa kami ceritakan adalah hal-hal yang sering disampaikan pasien selepas sesi di ruang terapi BRC:

  • Kepala terasa lebih ringan, terutama bagi yang seharian bekerja di depan layar atau berkendara jauh.
  • Tengkuk dan bahu atas lebih longgar, apalagi bila titik kepala dipadukan dengan titik di punggung atas.
  • Tidur malam lebih nyenyak, sehingga bangun untuk Subuh tidak terasa berat.
  • Hati lebih tenang karena tahu sedang menghidupkan sunnah yang dulu dijalani Rasulullah ﷺ.

Banyak yang merasakan perubahan itu sejak sesi pertama, ada pula yang baru merasakannya setelah beberapa kali datang. Keduanya wajar. Bila keluhan Anda lebih spesifik, misalnya kepala terasa berputar, kami sudah membahasnya dalam artikel bekam untuk vertigo. Untuk sakit kepala yang berulang, baca juga bekam dan keluhan sakit kepala.

Titik Bekam di Kepala: Di Mana Saja?

Riwayat Ibnu Buhainah menyebut “bagian tengah kepala”. Dari situlah titik yang paling dikenal berasal: puncak kepala, kira-kira di garis tengah, sedikit ke belakang dari ubun-ubun. Para praktisi sering menyebutnya titik puncak kepala.

Letak titik bekam kepala di bagian tengah kepala, sedikit di belakang ubun-ubun
Ilustrasi terapis menunjukkan titik bekam di bagian tengah kepala

Selain itu, ada titik di kepala bagian belakang dekat batas rambut, yang biasanya dipilih bersama titik tengkuk. Terapis tidak menentukannya asal tunjuk. Sebelum memasang cawan, terapis BRC meraba area kepala, menanyakan keluhan, dan memeriksa kulit kepala. Ada luka, benjolan, atau iritasi? Titik itu dilewati.

Pada banyak sesi, bekam di kepala tidak berdiri sendiri. Terapis bisa memadukannya dengan titik al-kahil di punggung atas dan al-akhda’ain di sisi leher, dua titik yang juga disebut dalam riwayat bekam Nabi ﷺ. Penjelasan lengkap tentang titik-titik itu ada di artikel titik bekam sunnah.

Benarkah Bekam Kepala Harus Botak?

Kembali ke pertanyaan di awal. Banyak orang menunda bekam kepala karena mengira seluruh rambutnya harus dicukur. Anggapan ini perlu diluruskan.

Untuk bekam basah dengan cawan biasa, terapis memang perlu kulit yang bersih dari rambut agar cawan menempel rapat. Namun yang dirapikan hanya area kecil seukuran mulut cawan di titik yang dipilih, bukan seluruh kepala. Luasnya akan dijelaskan terapis saat konsultasi, dan bekas cukuran kecil itu umumnya tertutup oleh rambut di sekitarnya.

Bagi Anda yang ingin rambutnya tetap utuh, BRC Cibaduyut memiliki alat kepala khusus yang tersambung ke mesin sedot, sehingga bekam bisa dilakukan tanpa mencukur. Prosesnya kami jelaskan dalam artikel bekam puncak kepala tanpa cukur. Untuk cabang Margahayu, tanyakan dulu ketersediaannya kepada admin.

Siapa yang Perlu Lebih Berhati-hati

Kulit kepala termasuk area yang mudah mengeluarkan darah, jadi kehati-hatiannya sedikit lebih tinggi daripada bekam di punggung. Sampaikan terus terang kepada terapis bila Anda:

  • sedang hamil;
  • badan sedang sangat lemah, baru pulih dari sakit berat, atau mudah pingsan;
  • punya riwayat darah sulit berhenti atau luka yang lama kering, atau sedang menjalani perawatan yang membuat darah lebih encer;
  • memiliki luka, bisul, atau iritasi di kulit kepala.

Satu hal lagi yang tidak boleh ditunda: bila sakit kepala datang tiba-tiba dan sangat hebat, atau disertai wajah mencong, bicara pelo, separuh badan lemas, atau pandangan mendadak kabur, jangan menunggu jadwal bekam. Segera cari pertolongan gawat darurat. Perawatan yang sedang Anda jalani juga tetap dilanjutkan, karena bekam adalah ikhtiar pendamping.

Persiapan Sebelum Bekam Kepala

  1. Keramas sehari sebelumnya dan hindari minyak rambut, pomade, atau gel pada hari sesi, agar cawan menempel baik dan area lebih mudah dibersihkan.
  2. Makan ringan satu sampai dua jam sebelum datang. Perut kosong membuat sebagian orang pusing, sedangkan perut terlalu kenyang membuat tidak nyaman.
  3. Tidur cukup pada malam sebelumnya. Badan yang segar lebih siap menjalani sesi.
  4. Pilih waktu yang baik. Jika memungkinkan, sesuaikan dengan hari yang dianjurkan, yaitu tanggal 17, 19, dan 21 bulan Hijriyah. Penjelasannya ada di artikel bekam sunnah tanggal Hijriyah.
  5. Luruskan niat. Awali dengan basmalah, dan mohon kesembuhan hanya kepada Allah.

Jika ini pengalaman pertama Anda, baca dulu pengertian dan proses bekam agar tahu apa yang akan terjadi di ruang terapi. Perbedaan kedua jenisnya kami bahas di artikel bekam kering dan bekam basah.

Setelah Sesi: Menjaga Bekas di Kulit Kepala

Bekas sayatan di kepala perlu dijaga sedikit lebih telaten daripada di punggung, karena tertutup rambut dan sering tersentuh tangan. Beberapa pesan yang biasa disampaikan terapis kami:

  • Tunda keramas sesuai arahan terapis, lalu gunakan air hangat-hangat kuku.
  • Jangan menggaruk atau mengelupas bekas yang mulai mengering.
  • Kurangi aktivitas berat dan perbanyak minum air putih pada hari itu.
  • Kalau memakai peci atau kopiah, pilih yang bersih dan tidak terlalu ketat.

Karena tertutup rambut, bekasnya jarang terlihat orang lain. Itu sebabnya banyak pasien yang sehari-hari bertemu banyak orang merasa nyaman memilih titik ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah bekam kepala sakit?

Sebagian besar pasien menggambarkannya seperti dicubit kecil saat sayatan dibuat, lalu terasa tarikan lembut dari cawan. Kulit kepala lebih tipis daripada punggung, sehingga terapis mengatur isapan lebih pelan. Sampaikan saja bila terasa tidak nyaman, terapis akan mengurangi isapan atau berhenti sejenak.

Berapa lama jarak ke sesi berikutnya?

Banyak pasien BRC memilih bekam rutin sebulan sekali, mengikuti tanggal sunnah. Alasannya kami tulis dalam artikel kenapa bekam dianjurkan sebulan sekali. Untuk titik kepala, jaraknya sebaiknya ditentukan bersama terapis setelah melihat kondisi tubuh dan bekas sesi sebelumnya.

Apakah perempuan boleh bekam di kepala?

Boleh. Pasien perempuan ditangani terapis perempuan di ruang tertutup. Bagi yang ingin rambutnya tetap terjaga, bekam tanpa cukur bisa menjadi pilihan. Kabari admin lebih dulu supaya jadwal terapis perempuan dan ketersediaan alat dapat dipastikan sebelum Anda berangkat.

Apakah rambut harus dicukur?

Tidak selalu. Dengan cawan biasa, terapis hanya merapikan area kecil di titik yang dipilih, bukan menggunduli. Jika Anda ingin rambut tetap utuh, BRC Cibaduyut menyediakan alat kepala khusus tanpa cukur. Sebutkan saat booking supaya terapis bisa menyiapkannya lebih dulu.

Kepala Ringan, Hati Tenang

Kepala yang terasa berat sering kita anggap biasa, lalu dibawa tidur, dibawa bekerja, dan dibawa lagi keesokan harinya. Padahal Rasulullah ﷺ sudah memberi teladan sederhana: ketika ada yang mengeluhkan kepalanya, beliau mengarahkan untuk berbekam. Bila Anda ingin menjalani bekam kepala, datanglah dengan tenang, ceritakan keadaan Anda dengan jujur, dan biarkan terapis kami menyesuaikan sesi dengan tubuh Anda, baik di BRC Cibaduyut maupun Margahayu.

Semoga Allah memberi kesehatan dan menjadikan setiap ikhtiar kita bernilai ibadah. Allahumma rabban-nas, adzhibil ba’s, isyfi antasy-syafi, la syifa’a illa syifa’uka, syifa’an la yughadiru saqama. Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah penyakit dan sembuhkanlah. Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan, tiada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit sedikit pun.