bekam

Bekam Adalah: Pengertian, Dalil, Jenis, dan Prosesnya

Bekam adalah pengobatan sunnah: terapis BRC memasang cawan bekam di punggung pasien

“Bekam itu sebenarnya apa, sih? Katanya disedot, terus disayat. Seram juga.” Pertanyaan seperti ini, misalnya, sering terlontar dari orang yang baru pertama kali mendengar tentang bekam. Wajar saja. Sesuatu yang belum dikenal memang terasa menakutkan.

Secara singkat, bekam adalah cara merawat tubuh dengan menghisap kulit menggunakan cawan, lalu pada bekam basah dibuat sayatan tipis agar sedikit darah keluar. Dalam bahasa Arab disebut hijamah, dan termasuk pengobatan yang dipraktikkan serta dianjurkan Rasulullah ﷺ. Di bawah ini kita jawab pertanyaan yang paling sering muncul, satu per satu.

Bekam Adalah Apa Menurut Bahasa dan Istilah?

Kata hijamah berasal dari kata kerja Arab yang bermakna menghisap. Dahulu, para tukang bekam menghisap dengan alat dari tanduk atau gelas. Kini cawan yang dipakai umumnya terbuat dari plastik bening khusus dengan pompa tangan, sehingga tarikannya bisa diatur.

Dalam istilah thibbun nabawi, bekam adalah salah satu ikhtiar menjaga dan merawat tubuh yang bersumber langsung dari sunnah. Ia termasuk bagian dari thibbun nabawi, bersama ruqyah, madu, dan habbatussauda.

Apa Dalil Bekam dalam Islam?

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan sabda Rasulullah ﷺ:

إِنَّ أَمْثَلَ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ وَالْقُسْطُ الْبَحْرِيُّ

“Sesungguhnya sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah bekam dan al-qust al-bahri.” (HR. Bukhari no. 5696 dan Muslim no. 1577)

Rasulullah ﷺ bukan hanya menganjurkan, tetapi juga melakukannya. Beliau pernah berbekam di bagian tengah kepala ketika sedang berihram (HR. Bukhari dan Muslim). Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma juga menceritakan bahwa Nabi ﷺ berbekam lalu memberikan upah kepada tukang bekamnya (HR. Bukhari no. 2103). Dari hadits terakhir ini para ulama memahami bahwa profesi terapis bekam adalah pekerjaan yang halal.

Kisah dan hadits lain tentang bekam dibahas lebih panjang di artikel sejarah dan hadis anjuran bekam.

Apa Saja Jenis Bekam?

Ada dua jenis yang paling dikenal:

  • Bekam basah. Kulit dihisap dengan cawan beberapa saat, lalu cawan dilepas, dibuat sayatan tipis di permukaan kulit, dan cawan dipasang kembali sehingga sedikit darah keluar. Inilah bekam yang dikenal dalam hadits.
  • Bekam kering. Kulit hanya dihisap dengan cawan tanpa sayatan. Biasanya dipilih bagi yang belum siap dengan sayatan, atau sebagai pelengkap pijat.

Terapis akan menyarankan jenis yang sesuai setelah mendengar keluhan dan keadaan tubuh Anda.

Seperti Apa Proses Bekam dari Awal sampai Selesai?

Persiapan alat bekam: cawan bekam, pompa tangan, dan kasa steril
Ilustrasi persiapan alat bekam

Bayangkan Anda datang ke ruang terapi yang tenang. Prosesnya kira-kira seperti ini:

  1. Obrolan singkat. Terapis menanyakan keluhan, riwayat bekam sebelumnya, dan keadaan tubuh hari itu.
  2. Doa dan pijat ringan. Area punggung dipijat agar otot lebih rileks.
  3. Penentuan titik. Titik dipilih sesuai keluhan. Contohnya bisa Anda lihat di artikel titik bekam sunnah.
  4. Penghisapan. Cawan dipasang dan dipompa. Rasanya seperti dicubit lembut lalu ditahan.
  5. Sayatan tipis (untuk bekam basah), lalu cawan dipasang lagi beberapa menit.
  6. Pembersihan dan perawatan kulit di bekas titik bekam.

Satu sesi umumnya berlangsung 30 sampai 45 menit. Tidak sedikit pasien yang justru mengantuk di tengah sesi karena merasa rileks.

Apakah Bekam Hanya untuk Orang yang Sedang Sakit?

Ini anggapan yang cukup sering kami dengar, dan perlu diluruskan. Banyak orang baru terpikir berbekam ketika badan sudah terasa sangat tidak nyaman, padahal Rasulullah ﷺ berbekam juga sebagai bagian dari menjaga tubuh.

Karena itu banyak pasien menjadikan bekam sebagai kebiasaan rutin, misalnya sebulan sekali pada tanggal 17, 19, atau 21 bulan Hijriah. Alasannya dibahas di artikel bekam sunnah tanggal 17, 19, dan 21 Hijriyah dan kenapa bekam dianjurkan sebulan sekali walau tidak ada keluhan. Banyak yang merasakan badan lebih ringan dan tidur lebih nyenyak setelah membiasakannya.

Siapa yang Perlu Lebih Berhati-hati?

Bekam adalah sunnah, tetapi tidak semua keadaan cocok untuk dibekam kapan saja. Ceritakan dengan terbuka kepada terapis bila Anda:

  • sedang hamil,
  • badan sedang sangat lemah atau baru pulih dari sakit berat,
  • mudah pingsan atau sangat takut melihat darah,
  • memiliki anemia atau masalah perdarahan, misalnya luka yang sulit kering dan darah yang sulit berhenti.

Terapis yang berpengalaman dan bersertifikat akan menyesuaikan tindakan atau menyarankan untuk menunda. Untuk anak-anak, ada pertimbangan tersendiri yang dijelaskan di artikel bekam untuk anak.

Apa yang Perlu Disiapkan sebelum dan sesudah Bekam?

Datanglah dengan perut tidak terlalu kenyang, tidur yang cukup, dan niat mengikuti sunnah. Setelah sesi, istirahat yang cukup dan jaga makanan tetap ringan. Panduan lengkapnya ada di artikel persiapan sebelum bekam dan pantangan setelah bekam.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bekam adalah pengobatan apa dalam Islam?

Bekam adalah pengobatan dengan cara menghisap kulit menggunakan cawan, dan pada bekam basah disertai sayatan tipis agar sedikit darah keluar. Dalam Islam, bekam termasuk thibbun nabawi karena dipraktikkan dan dianjurkan langsung oleh Rasulullah ﷺ, sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim.

Apakah bekam terasa sakit?

Kebanyakan orang hanya merasakan sensasi seperti dicubit saat cawan menghisap kulit, dan seperti digigit semut saat sayatan dibuat. Tarikan cawan bisa diatur sesuai kenyamanan Anda. Banyak pasien justru merasa rileks, bahkan mengantuk, selama sesi berlangsung.

Apa beda bekam basah dan bekam kering?

Bekam basah memakai sayatan tipis sehingga sedikit darah keluar, sedangkan bekam kering hanya menghisap kulit tanpa sayatan. Bekam basah adalah bentuk yang dikenal dalam hadits. Bekam kering biasanya dipilih bagi yang belum siap disayat, atau sebagai pelengkap pijat.

Apakah wanita boleh berbekam?

Boleh. Hal yang perlu dijaga adalah adabnya: wanita sebaiknya dibekam oleh terapis wanita agar aurat terjaga. Di BRC tersedia terapis akhwat untuk pasien perempuan. Informasinya bisa Anda baca di artikel bekam wanita Bandung.

Penutup

Bekam adalah sunnah yang sederhana. Ada cawan, ada sayatan tipis, dan ada niat mengikuti Rasulullah ﷺ. Yang membuatnya terasa menakutkan biasanya hanya karena belum dikenal. Setelah memahaminya, banyak orang justru menjadikannya kebiasaan rutin untuk menjaga tubuh.

Semoga Allah memberikan kesehatan kepada Anda dan keluarga, serta menjadikan setiap ikhtiar mengikuti sunnah sebagai pahala yang terus mengalir.